Dalam menanamkan hidup bermasyarakat, banyak ragam sikap masyarakat yang nampak baik dari kalangan anak – anak, remaja, deawasa, dan orang tua dengan jenis kelamin wanita dan peria. O;eh dengan adanya keaneka ragaman karakter maka sering orang mencerminkan perilaku karakternya dengan sumber ilmu yang membalutnya dari kecil hingga dewasa, pendidikan inpormal maupun pendidikan pormal terkadang jadi pedoman kearah mana sikaf itu akan diafliikasikan, perilaku seseorang walau selalu berpedoman dari jati dirinya yang baik karena diayomi dengn karakater pendidikannya namun terkadang juga masih sering berbuat menyimpan dari kebenaran karena sekali lagi mungkin lingkungannya yang memaksanya harus terarah kepada budaya daerah tersebut.
Sering orang berstetmen bahwa perilaku
seseorang tidak 100 % mengikuti kemauan ilmunya karena banyak faktor yang harus
membentunknya mulai dari kehidupan keluarga, teman dekat maupun di daerah mana
beliau berpijak,sehingga budaya yang memasukinya setiap hari itulah yang mesti
dijalani karena adaftasi dengan lingkungan sekitar adalah wajib hukumnya setiap
orang. Sedangkan mengenai pendidikan inpormal pada umumnya kita pelajari dari
pengalaman terdahulu atau sekarang yang sering
kita dapati dari orang – orang yang berbagi pengalaaman hidup dengan
kita, mulai dari kehidupan peribadinya hingga hal – hal terpenting dalam
hidupnya yang suatu hari pernah dirasakan langsung.
Orang yang berkarakter baik
adalah orang yang sering mengaplikasikan
sikap dan jati dirinya sesuai dengan ajakan ilmu yang didapat dari pendidikan pormalnya,
dan selalu berfikir untuk menciptakan satu terobosan positif baik untuk dirinya
sendiri maupun untuk orang lain, sedangkan hasil pemikiran dan kerjanya juga
sering jadi sampel ( contoh ) positif
dalam lingkungan kehidupannya! Perbedaan seseorang berkarakter non pendidikan
dan pendidikan adalah dari tata caranya mengaplikasikan sesuatu baik itu
organisasi maupun individual,beberapa bidang ilmu yang membentengi karakter
seseorang terlihat dari kealian apa yang muncul ketika bersosialisasi dengan
masyarakat setempat, dan ajakan – ajakannya yang cenderung positif keorang
lain. Mungkin karena dari pendidikan dibidang ekonomi maka cenderung dia
berpikir untuk membuat usaha mandiri ditengah – tengah masyarakat walau mungkin
adanya keterbatasan modal, begitupulah jika seseorang ahli dibidang lain, jadi
pada dasarnya dunia pendidikan yang pernah membesarkan seseorang dari masah kanak – kanak hingga dewasa, atau dari
bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi maka ada kecenderungan untuk
mengikuti pola hidup seperti ilmu yang membalutnya selama bertahun – tahun.
Namun tak jarang juga seseorang
sudah menjalani kehidupan dengan balutan ilmu dari pendidikan pormal masing
sering memiliki karakter menyimpan dari ajakan ilmunya, hal ini karena
kebenaran yang didapat dari pendidikan pormal dianggap cuma pelengkap dalam
hidupnya bukan sesuatu yang mengikat. Sehingga terkadang dalam kehidupan modern
yang serba canggi keahliannya dijadikan jembatan keriminal dalam masyarakat
atau karena pengaruh lingkungan yang terlalu kuat menerpanya sehingga mungkin
lebih cenderung kearah menyimpan. Sesungguhnya ilmu dari pendidikan pormal
adalah dunia kebenaran dalam membentuk perilaku anak dalam memiliki karakter
pribadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar