Jumat, 15 Juli 2016

PENDIDIKAN DAN LINGKUNGAN HIDUP



Letak geografis suatu daerah terkadang sangat kental mempengaruhi budaya hidup masyarakatnya, terutama hubungan masyarakatnya dengan masyarakat yang tinggal didaerah lain. Oleh karena lingkungan yang seolah – olah terisolasi, dengan keberadaan lembaga pendidikan sekitar lingkungan tersebut cukup memberikan warna kehidupan yang berbeda, sekalipun jenjang pendidikan minimal Sekolah Dasar hal cukup membimbing anak sejak usia dini, dan sebagai peserta didik anak tersebut bisah berpikir selangkah kedepan bisah diajak mencintai lingkungannya.
Hubungan dunia pendiidikan dengan lingkungan hidup sangat erat, baik dalam pembentukan karakter masyarakat, pada umumnya daerah plosok yang jauh dari pusat pemerintahan masih mengandalkan pola hidup lama baik dalam mengolah kebutuhan hidupnya maupun hidup berinteraksi kesesamanya, jadi setelah masyarakatnya tersentuh oleh dinamika pendidikan maka minimal anak – anak mereka bisah secara perlahan berpikir maju baik dalam dunia kesehatan, interaksi pergaulan, dan mungkin tatacara pelestarian lingkungan hidup deengan bagaimana cara memamfaatkan hasil dari alam dan peremajaan generasi berikutnya.

Lingkungan yang dulunya mungkin kurang terawat karena hanya memamfaatkan  selagi produktif dan pengolahan secara berpindah – pindah, dengan diajarkan anak – anak mereka akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup  maka barang tentu akal sehat mereka akan terbuka tentang pentingnya melestarikan lingkungan mereka. Fakta nyata banyak daerah terpencil dengan kategori desa tertinggal mampu bangkit setelah pemerintah setempat mengupayakan pembangunan sarana pendidikan dan pengiriman guru, dengan pembinaan yang bertahap tapi pasti membuat generasi berikutnya mampu melestarikan lingkungan tempat tinggal mereka, cepat atau lambat lingkungan yang dulunya serba kedaerahan yang taunya sekedar tinggal mungkin sudah  bisa tertata walau sekedar kebersihan dan kerapian tempat tinggalnya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar