Memperoleh air untuk konsumsi sehari –hari sangatlah mudah dikarenakan banyak masyarakat masih mengandalkan sumber air dari aliran sungai, namun yang jadi persoalan ketika kita membutuhkan air bersih secara standar kesehatan, karena banyak daerah terutama didataran rendah atau wilayah pemukiman warga masiih memperoleh sumber air yang masih keruh atau sumber air yang belum steril. Dikesempatan ini bisa kita berbagi mengenai cara sedrhana mensterilkan air keruh agar masyarakat yang sebelumnya memperoleh air keruh bisa membuatnya jerni tampa bantuan peralatan industri.
Bahan – bahan disekitar kita bisa digunakan antara lain :
1.
Kerikil
sungai
2.
Pecahan
batu kapur
3.
Lapiisan
bulu ijuk dari pohon aren
4.
Sen
licing 2 m
5.
Kayu
balok 4 btg x 4m
Model alat yang kelak dipergunakan yaitu berbentuk cerobong
ukuran 2 m dan diameternya 50 cm, dengan ditopan 4 kaki penyangga dari balok,
50 cm diatas permukaan tanah sehingga air yang keluar dari cerobong bisa
langsung masuk kewadah yang menampung dibawahnya. Pengalaman ini pernah terwujud
ketika penulis berada didaerah kolaka utara yang bertempat ditengah – tengah
perkebunan kakao dan sanagat sulit menemukan sumber air bersih seperti daerah
lain.
Jadi dalam mengelolahair bersih tidaklah mesti kita
bergantung dari peralatan canggi, tapi yang kita butuhkan adalah kealian dalam
bereksperimen dari pengalaman apa yang sedang kita hadapi untuk solusii keluar
dari keterbatasan kita, perpaduan antara beberapa element lapisan mampu membuat
kandungan air secara alami dapat memiisahkan diri dari unsur pokoknya, dimana
lapisan 1 batu kerikil mampu menyaring warna air tahap 1, lapisan batu kapur
mampu menetralisir kandungan aroma air secara alami, dan lapisan 3 bulu ijuk
mampu menetralkan kejernihan air lebih bersih karena lapisan bulu iuk yang halus
mampu menyerap kandungan warna air secara permaneng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar