Sabtu, 16 Juli 2016

MEMBANGUN KERUKUNAN BEDA SUKU DAN RAS



Kepulauan Nusantra yang cukup luas yang mulai dari pulau We sampai pulau Sabang, cukup banyak beraneka ragam kehidupan masyarakatnya dan terkadang kita hidup berdampingan dengan masyarakat yang terdapat perbedaan bahasa, agama, dan golongan namun keaneka ragaman yang mewarnai kehidupan masyarakat dianggap adalah satu kekayaan republik Indonesia. Perbedaan satu sama lain bukanlah suatu tembok pemisah dalam interaksi pergaulankita, namun justru itu adalah sumber kebanggaan kita karena dengan adanya perbedaan diantara kita justru kita menyadari bahwa bukan cuman kita yangg punya budaya hidup tapi masih banyak duluar sana yang memiliki budaya lain , serta kita bisa mengetahui budaya lain dari orang lain yang berdampingan hidup dengan kita.

Puluhan suku dan ras bahkan perbedaan Aqida sering juga hidup berdampingn dan terkadang jauh lebih rukun ketika berinteraksi dengan beda pahamnya, hal ini karena mereka saling menghormati dalam kebebasan baik berpendapat maupun dalam beribadah. Namun terkadang masih ada daerah yang warganya masih sering bertikai hanya karena persoalan Aqida dan faham, mereka sering berseberangan karena cara pandang mereka kesatu sisi saling mengklaim dirinya ada kebenaran.

Salah satu cara sederhana dalam membangun kerukunan ketika hidup berdampingan dengan msyarakat yang ada perbedaan satu sama lain, kita mesti berfikir secara bujak dan arif bahwa keberadaan hiidup mereka ditengah – tengah kita yang mempunyai faham  yang mayoritas sama kepentingannya dengan kita, kita mesti mengambil sudut pandang bahwa perbedaan dari masing – masing individu telah memiliki kebenaran dengan persepsi mereka sendiri, mwnurut keyakinan dan sumber kajian mereka. Untuk membangun satu peradaban yang lebih modern seperti saat sekarang ini maka barang tentu kita mengedepankan kekeluargaan dan  persepsi yang sama bahwa perbedaan hanyalah satu stigma yang merupakan sumber kekayaan budaya bangsa Indonesia, dari daerah – kedaerah saling merantai budaya,suku, golongan,dan lainnya namun tetap sama sebagai bangsa Indonesia.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar