Pembangunan kawasan industri di semua daerah sudah mulai terealisasi berkat dukungan pemerintah setempat, karena dengan adanya industri tersebut sedikit banyaknya konstribusi ke masyarakat tetap dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat disekitarnya. Penampuungan tenaga kerja untuk kegiatan operasional sudah barang tentu tingkat penghasilan masyarakat bertambah, disininalah peran penting dunia pendidikan karena didalamnya peserta didik mampu diberikan bekal dalam hal sebagai masyarakat pemikir dan bertanggung jawab.
Ilmu dalam dunia pendidikan sangat membantu masyarakat
minimal petunjuk penggunaan alat pabrik dapat terbaca dan mampu mengoperasikan
alat, keberadaan industri disetiap daerah adalah suatu stigma pemerintah untuk
menggerakkan roda perekonomian daerah disamping itu pulah hasil industri
terkadang memproritaskan masyarakat yang secara administrasi menunjang,
sehingga dunia pendidikan disekitar masyarakat otomatis seakan adalah konsumsi
pokok.
Hubungan lain dari dunia pendidikan dengan industri adalah
masyarakat sangat antusias dengan adanya lembaga pendidikan disekitarnya karena
hal ini dapat menjembatani mereka dengan pengetahuan masuk kepabrik – pabrik
sebagai tenaga kerja, dimasa sekarang konsumsi pendidikan bukan lagi milik
orang menengah keatas, tetapi sudah merata bahwa keluarga prasejahtera pun bisa
dengan layak merasakan dunia pendidikan dengan adanya program pendidikan
gratis. Hal ini memungkinkan semua lapisan masyarakat untuk bersaing masuk
seleksi tenaga kerja.
Pabrik – pabrik yang berada dalam kawasan industri menerima calon karyawan dengan menempatkan
kelengkpan administrasi sebagai prasarat bidang kerja yang berbeda, sehingga
dunia pendidikan sangat berperan akif dalam menciptakan produk unggulan dan
mampu memiliki daya saing dalam bursa tenaga kerja, serta mental kerja yang
kuat menhadapi pergesekan dengan sesama
karyawan yaitu mengedepankan loyalitas kerja daripada individual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar