Berbagai aktivitas yang meyibukkan seseorang dengan profesi yang beraneka ragam terkadang cukup membuat semangat jadi jenuh, rasa lelah dipisik dan pikiran sangat kompleks akibatnya, dalam hal ini terkadang banyak orang seolah ogah – ogahan dalam bekerja. Namun rasa tanggung jawab yang besar dalam kegiatan tersebut selalu memupus rasa jenuh yang dialami, tapi banyak stigma yang berspekulasi bahwa tanggung jawab semata belumlah cukup untuk membuat kita terbebas dari rasa jenuh, beberapa profesional sering memberikan paradigma yang sederhana bahwa munculnya rasa jenuh kesetiap orang ketika menghadapi berbagai kesibukan, itu karena salah satunya sering membanding – bandingkan pekerjaan dengan besaran insentif yang diterima, terkadang seseorang belum memiliki kearifan pikiiran mengenai rasa cintahnya terhadap satu jenis profesi yang digeluti.
Dalam memecahkan persoalan yang satu ini, cukuplah sederhana
jika kita mau terbebas dari rasa jenuh salah satunya apapun yang menjadi
rutinitas janganlah yang utama memandang soal materi, tapi kita harus membangun
satu pondasi kecintaan terhadap satu bidang profesi kita walaupun itu cukup
rumit untuk dipahami, seberat apapun itu beban pikiran namun ketika kita bijak
dan arif mengolah pikiran maka dengan kecintaan yang besar itu dapat menutup
rasa kejenuhan yang pasti datang setiap saat.
Pemandangi lain yang sering terjadi bahwa dalam melawan rasa
jenuh terkadang banyak orang meluangkan wakttunya diselah – selah kesibukannya
pergi refresing bersama keluaraga dan pada umumnya yang menjadi sasaran adalah
tempat – tempat wisata yang ramai, namun apapun itu kegiatan hanyalah hilang
sesaat dan pada perinsipnya akan muncul diilain waktu, karena sifat jenuh
hilang ketika kita ketawa dan menatap sesuatu diluar dari kesibukan kita namun begitu
meninggalkan keramaian semuanya akan kembali sedia kala, jadi pada hakekatnya
untuk melawan sifat kejenuhan hanyalah bagaimana kita harus selalu memliki rasa
cinta yang mendalam dari apa yang kita kerjakan secara fisik dan pikiran karena
poin ini dapat mengalahkan segalanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar