Sabtu, 16 Juli 2016

MEMBANGUN PARADIGMA PENDIDIKAN DI PELOSOK TERPENCIL



Pemberdayaan sumber daya manusia dipelosok terpencil cukup dilema, karena terkadang sarana – prasarana yang kurang mendukung serta penyediaan infrastruktur belum memadai. Hal ini cukup mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat kedaerah yang bersangkutan melalui SKPD, dengan diberlakukannya pendidikan program 9 tahun maka dari situpulahlah keinginan pemerintah untuk membenahi semua pasilitas yang ada mulai dari kota sampai kepelosok.

Suatu kebanggan masyarakat yang bermukim didaerah terpencil karena mampu mengakses dunia pendidikan tampa harus keluar daerah,namun walau pemerintah sudah berusaha keras melakukan pemerataan pendidikan dengan dalih untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tampa terkecuali, tapi terkadang tetap saja sebatas keinginan karena faktanya dilapangan belum maksimal. Hal ini dikarenakan sarana yang tersedia didaerah terpencil masih sekedar sarana namun perangka pelaksana tugasnya belum tertata dengan baik, masih belum adanya pemerataan penyebaran pendidik secara maksimal.

Jumlah sekolah yang masih dihidupkan oleh tenaga pendidik sukarela masih terbilang banyak, ini karena masih banyak guru dikota enggan mengabdi didaerah terpencil yang nota banenya menyalahi sumpah jabatan yang awalnya siap ditempatkan dimanapun. Membangun paradigma pendidikan di daerah terpencil salah satu tanggung jawab moral yang di embang oleh para pendidik, namun tak berhenti sampai disitu terkadang seorang pengabdi ditpaksa menantang akses jalan yang belum memadai seperti dikota – kota besar. Sarana pendidikan didaerah terpencil cukup memberi angin segar oleh masyarakat karena anak – anak bangsa sudah mampu mengakses pendidikan secara geratis dan mapu secara tidak langsung mengangkat moral keluarganya.

Banyak masyarakat terhindar dari buta huruf dan mampu mengenal pola hidup modern dengan mendapatkan pembinaan dari sekolah, mampu berinteraksi dengan pola pikir yang terpelajar dan menjadi contoh baik ditengah – tengah keluarganya dan masyarakat pada umumnya. 

POLA USAHA YANG MERAKYAT



Berkembang pesatnya peradaban akan dunia usaha turut memberi sinyal yang positif bagi wirausahawan kedepannya, pada hakekatnya sebuah usaha akan terbangun dari keinginan untuk mandiri, dan memperoleh jenis penghasilan tampah menharapkan penghasilan dari orang lain. Perinsif usaha mbian aikro pada dasarnya menbangun kmandirian industri rumahan, sehingga jenis label industri semacam ini hanya digarap oleh ibu – ibu rumah tangga pada umumnya. Banyak industri rumahan yang bergerak pada bagian produk makanan dan assesoris rumah tangga dan cukup mengandalkan keluarga atau tengga dekat sebagai karyawan, biasanya jenis usaha rumahan mulai merintis dari dasar dan hanya sekedar coba – coba atau marketingnya dor to dor.

 Pola usaha mikro sangat memihak kemasyarakat, karena dana awal untuk merintis tidaklah tertalalu besar, sedangkan mengenai pemasaran produk cukup dari pintu ke pintu. Sedangkan dalam hal ini pemerintah cukup mendukung dengan menggeliatnya usaha kecil dan menengah ( UKM ) sehingga bagi para pelaku usaha mikro sangat diapresiasi oleh dunia perbankan dengan jalan memberi peluang mitra kerja sama melalui kredit berjangka,dengan adanya kepercayaan dari dunia perbankan otomatis itu adalah angin segar bagi pelaku industri rumahan karena dapat dengan mudah memperoleh modal usaha. Beberapa trik marketing dari industri rumahan cukup modern yaitu dapat dengan mudah mengakses pelnggan melalui dunia maya yaitu melakukan prospek dan marketing secara onlinen, namun yang namanya usaha pastilah mendapatkan sebuah tantangan baik dalam hal tata kelola managemen  maupun produk kepansa pasarnya.

Munculnya kemauan masyarakat untuk mandiri tak lepas dari sulitnya mencari pekerjaan, dan tak lepas dari himbauan pemerintah melalui menteri koperasi akan pentingnya ukm ditengah – tengah masyarakat non pegawai,banyak sekarang industri rumahan yang mampu meraup keuntungan diatas rata – rata penghasilan pegawai dalam perbulannya.
Dengan adanya dukungan pemerintah melalui dunia perbankan dalam penyaluran modal usaha dengan bunga 0% maka semakin banyak orang mulai melirik dunia usaha indutsri rumahan sebagai penopan penghasilan keluarga.  


MEMBANGUN KERUKUNAN BEDA SUKU DAN RAS



Kepulauan Nusantra yang cukup luas yang mulai dari pulau We sampai pulau Sabang, cukup banyak beraneka ragam kehidupan masyarakatnya dan terkadang kita hidup berdampingan dengan masyarakat yang terdapat perbedaan bahasa, agama, dan golongan namun keaneka ragaman yang mewarnai kehidupan masyarakat dianggap adalah satu kekayaan republik Indonesia. Perbedaan satu sama lain bukanlah suatu tembok pemisah dalam interaksi pergaulankita, namun justru itu adalah sumber kebanggaan kita karena dengan adanya perbedaan diantara kita justru kita menyadari bahwa bukan cuman kita yangg punya budaya hidup tapi masih banyak duluar sana yang memiliki budaya lain , serta kita bisa mengetahui budaya lain dari orang lain yang berdampingan hidup dengan kita.

Puluhan suku dan ras bahkan perbedaan Aqida sering juga hidup berdampingn dan terkadang jauh lebih rukun ketika berinteraksi dengan beda pahamnya, hal ini karena mereka saling menghormati dalam kebebasan baik berpendapat maupun dalam beribadah. Namun terkadang masih ada daerah yang warganya masih sering bertikai hanya karena persoalan Aqida dan faham, mereka sering berseberangan karena cara pandang mereka kesatu sisi saling mengklaim dirinya ada kebenaran.

Salah satu cara sederhana dalam membangun kerukunan ketika hidup berdampingan dengan msyarakat yang ada perbedaan satu sama lain, kita mesti berfikir secara bujak dan arif bahwa keberadaan hiidup mereka ditengah – tengah kita yang mempunyai faham  yang mayoritas sama kepentingannya dengan kita, kita mesti mengambil sudut pandang bahwa perbedaan dari masing – masing individu telah memiliki kebenaran dengan persepsi mereka sendiri, mwnurut keyakinan dan sumber kajian mereka. Untuk membangun satu peradaban yang lebih modern seperti saat sekarang ini maka barang tentu kita mengedepankan kekeluargaan dan  persepsi yang sama bahwa perbedaan hanyalah satu stigma yang merupakan sumber kekayaan budaya bangsa Indonesia, dari daerah – kedaerah saling merantai budaya,suku, golongan,dan lainnya namun tetap sama sebagai bangsa Indonesia.




PERTAMBANGAN DENGAN KERUSAKAN LINGKUNGAN



Semakin berkembangnya populasi penduduk dan meningkatnya permintaan investor sebagai pengembang dikota – kota besar, mengakibatkan pergeseran kedaerah terpencil untuk membuka lahan pertambangan tanah timbunan, hal ini memunculkan satu paradigma buruk dalam ekosistem lingkungan hidup, karena hanyalah kepentingan sepihak yang menggerakkan keinginan pengusaha untuk memenuhi kebutuhan usahanya. Banyak wilayah yang memiliki lingkungan hijau jadi tandus akibat ulah oknum yang mengerok tanah timbunan demi propertiinya tampah mengedepankan pelestarian lingkungan hidup.

Jalur dalam kepentingan ini terkadang saling terkaitan antara pengembang,pemerintah setempat sampai kewarga dengan dalih membeli lahan mereka dengan harga relatip murah dan mengerok sepuas –puasnya tambang tanahnya, lingkungan yang ada disekitar pertambangan sudah barang tentu semua ekosistem mahluk hidupnya terancam punah baik flora maupun faunanya dan tinggal menysahkan tanah yang tandus dan  kosong tampah satupun adanya tanda – tanda kehidupan.

Paradigma semacam ini seharunya bisa menjadi fakta kajian oleh pemerintah, bahwasanya semua penambang yang ingin melakukan eksploitasi tanah timbunan harus melakukan penkajian secara berkesinambungan tentang efek yang muncul ketika melakukan pertambangan tanah timbunan, bukan semata – semata menjadi keutungan proverti dan pengembang, semakin maraknya pembangunan pusat perbelanjaan dan pengembangan proverti rumah – rumah mewah di kota – kota besar sehingga sulit terhindarkan adanya pembukaan lahan tambang tanah galiang dibeberapa daerah terpencil, namun jika saja ada keseimbangan antara penambang dengan kelestarian liingkungan hidup mungkin jauh lebih bermamfaat, misalnya izin penambang ada batasan luas,kedalaman, dan jangka waktu kemudian menutup lokasi dan bertanggung jawab melakukan penhijauan kembali untuk mengembalikan ekosistem yang rusak, sehingga kebutuhan akan timbunan oleh pengembang dapat terpenuhi dan untuk lahan yang sudah dieksploitasi dapat kembali fungsinya lingkungan hidup.


Jumat, 15 Juli 2016

PENDIDIKAN DAN KEPEMIMPINAN



Dalam serangkaian pola sikap seseorang baik interaksi dalam keluarga sendiri maupun dalam kehidupan bermasyarakat terkadang ada sikap yang santun dikedepankan, sikap semacam ini adalah percontohan dari perilaku  seseorang yang diteladani dan pada dasarnya masyarakat memandang seseorang tersebut sebagai seorang pemimpin. Sikap keteladanan semacam itu tidak serta merta terbentuk dengan sendirinya melainkan melalui peroses panjang, dan pada hakekatnya terbentuk dalam keseharian kita dalam dunia pendidikan.

Dasar – dasar kepemimpinan seseorang sudah muncul secara internal dalam dunia pendidikan takkala seseorang mampu mengayomi teman – temannya secara terorganisir, dan selalu menonjol diantara teman sebayanya ketika berada dimasyarakat dan dalamkehidupan keluarganya sendiri dia selalu jadi garda terdepan ketika sesuatu disolusikan. Kepemimpinan dalam dunia pendidikan secara siklus diajarkan oleh guru dan dosen ketika kita mendapat materi kewarganegaraan dan sosial budaya politik, jadi pendidikan dan kepemimpinan sangat erat hubungannya untuk membuat karaater anak terbentuk, namun terkadang tidak semua anak bisa menerapkan konsep aplikasi tersebut krena terkadang pengaru lingkungan yang terlalu pekah membentuknya.

Jika seandainya memang seseorang mau menerimanya dengan aplikasi yang sungguh – sumgguh maka sudah barang tentu akan kelihatan karakternya dalam diri sianak tersebut, banyak alumni dari pendidikan pormal yang menjadi tauladang dalam berorganisasi ditengah – tengah masyarakat, karena mampu menerima perspektif jiwa kepemimpinan dibangku sekolah dan terkadang bisah dengan mudahnya mengapliasikannya ketengah masyakat, dunia pendidikan cukup besar konstribusinya dalam pembentukan arakter anak bangsa, terutama masyarakat yang  dalam hal kepemimpinan mulai dari sekolah dasar seorang peserta didik mentalnya sudah terbentuk bahwa kedepannya kelak bisah menjadi warga yang panutan. Masyarakat merasa bisa dikomandoi oleh seorang komunitasnya yang berjiwa pemimpin.

PENDIDIKAN DAN KESEHATAN



Pola hidup mempunyai paradigma yang berbeda baik tata lingkungan maupun budaya yang melekat dalam interaksi pergaulan masyarakat, namun apapun yang mewarnai budaya hidup setiap orang namun tetap dunia pendidikan masuk ketengah – tengah masyarakatnya. Terutama mengenai kesehatan setiap individuitu sangat pokok untuk dipaham dan dijalani, dalam dunia pendidikan mulai dari jenjang dasar sampai jenjang akhir itu selalu menjadi paket dalam pembelajaran selalu mengedepankan budaya sehat. Namun seiring berkembangnya  zaman dan tehnologi lembaga pendidikan berbenah dan mulai menampung minat masyarakat secara spesipik.

Sasaran utama dari pendidikan kesehatan adalah bagian dari perbaikan pola hidup masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal dipelosok daerah baik dalam hal memperoleh sumber makanan sampai ke tatacara mengelolah air bersih. Budaya lama yang turun – temurun mengikat pola hidupnya bisa dikolaborasi dengan ilmu modern, dengan adanya sarana pendidikan didaerah pelosok cukup membantu masyarakat dalam hal pengetahuan pola hidup sehat, masyarakat dapat diajak melalui anak – anak mereka tentang pentingmya pola hidup sehat dan melalui pengetahuan anak mereka dapat pulah dibekali pengetahuan serangan wabah penyakit jika pola hidup sehat tidak dijalani, jadi pada dasarnya pembelajaran tentang pentingnya hidup sehat dapat diperoleh masyarakat dalam dunia pendidikan dan melalui anak merekalah penyampaian itu menyebar dan pada akhirnya masyarakat akan taat dan paham arti penting dari kesehatan.

Pendidikan dan Kesehatan merupakan rangkaian stigma yang sangat penting untuk di aplikasikan oleh setiap orang yang sebelumnya belum tersentuh oleh impormasi tertang pentingnya arti kesehatan dalam hidup mereka, sehingga sarana pendidikan adalah salah satu media yang pas untuk melakukan ajakan  kemasyarakat. Karena dunia pendidikan sangat mudah interaksi ke masyarakat tampa melalui penyuluh kesehatan yang setiap saat akan datang, dengan waktu yang terbatas sedangkan dunia pendidikan dapat diakses oleh anak- anak sepanjang ada keinginan untuk belajar. 

PENDIDIKAN DAN LINGKUNGAN HIDUP



Letak geografis suatu daerah terkadang sangat kental mempengaruhi budaya hidup masyarakatnya, terutama hubungan masyarakatnya dengan masyarakat yang tinggal didaerah lain. Oleh karena lingkungan yang seolah – olah terisolasi, dengan keberadaan lembaga pendidikan sekitar lingkungan tersebut cukup memberikan warna kehidupan yang berbeda, sekalipun jenjang pendidikan minimal Sekolah Dasar hal cukup membimbing anak sejak usia dini, dan sebagai peserta didik anak tersebut bisah berpikir selangkah kedepan bisah diajak mencintai lingkungannya.
Hubungan dunia pendiidikan dengan lingkungan hidup sangat erat, baik dalam pembentukan karakter masyarakat, pada umumnya daerah plosok yang jauh dari pusat pemerintahan masih mengandalkan pola hidup lama baik dalam mengolah kebutuhan hidupnya maupun hidup berinteraksi kesesamanya, jadi setelah masyarakatnya tersentuh oleh dinamika pendidikan maka minimal anak – anak mereka bisah secara perlahan berpikir maju baik dalam dunia kesehatan, interaksi pergaulan, dan mungkin tatacara pelestarian lingkungan hidup deengan bagaimana cara memamfaatkan hasil dari alam dan peremajaan generasi berikutnya.

Lingkungan yang dulunya mungkin kurang terawat karena hanya memamfaatkan  selagi produktif dan pengolahan secara berpindah – pindah, dengan diajarkan anak – anak mereka akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup  maka barang tentu akal sehat mereka akan terbuka tentang pentingnya melestarikan lingkungan mereka. Fakta nyata banyak daerah terpencil dengan kategori desa tertinggal mampu bangkit setelah pemerintah setempat mengupayakan pembangunan sarana pendidikan dan pengiriman guru, dengan pembinaan yang bertahap tapi pasti membuat generasi berikutnya mampu melestarikan lingkungan tempat tinggal mereka, cepat atau lambat lingkungan yang dulunya serba kedaerahan yang taunya sekedar tinggal mungkin sudah  bisa tertata walau sekedar kebersihan dan kerapian tempat tinggalnya .

PENDIDIKAN DAN DUNIA USAHA



Dalam menghadapi persaingan dunia usaha dan ketenagakerjaan banyak orang menciptakan satu peluang usaha dengan berbasis kurikulum bidang pendidikan  baik usaha dalam bidang sains maupun Iptek, sehingga pihak pergurung tinggi sebagai wadah pencetak tenaga kerja yang handal dan berkompeten memberikan kesempatan pada muda mudi untuk menuntut ilmu dibidang yang diprogramkan, baik melalui promosi iklan media cetak maupun media elektronik dengan berorientasi lapangan kerja yang berskala nasional maupun internasional. Dan salah satu strategi perguruan tinggi adalah membuka mitra kerja sama dengan badan usaha baik pemerintah maupun badan usaha swasta untuk memudahkan kelak peserta didiknya melakukan simulasi kerja ( prakerin ) sebagai langkah awal lebih mengenal industri dunia usha.

Karena persaingan ketenaga kerjaan cukup ketat, sehingga semua lembaga pendidikan baik swasta maupun pemerintah memberikan motivasi belajar kepeserta didik dengan jalan membuka peluang beasiswa kesemua anak agar menjadi alumni yang berkompoten dibidangnya, sehingga pada akhirnya alumninya dapat terserap masuk kedunia kerja dengan mudah. Jadi keberadaan pendidikan ditengah – tengah masyarakat dapat mempermudah masyarakat untuk memilih bidang apa yang diplening dari awal, seiring dengan berkembangnya ilmu tehnologi lapisan masyarakat sudah mampu mengakses dunia kerja secra global, sehingga dengan peluang untuk memilih bidang pekerjaan juga terbuka lebar karena masyarakat tinggal memilih sekolah apa yang tepat untuk menjembatani cita – citanya.

Hubungan erat antara pendidikan dan dunia kerja sangat erat, sehingga membukakan jalan bagi lapisan masyarakat untuk memoles minat dengan keahlian yang diperoleh dari perguruan tinggi yang secara administrasi cukup mematangkan dirinya, oleh karena itu perspektip tinggi masyarakat untuk menuju kedunia usaha sebagai calon tenaga kerja sangat dijembatani oleh dunia pendidikan disetiap daerah.

PENDIDIKAN DAN AHLAK



Dengan semakin berkembangnya dunia pendidikan umum, pendidikan dibidang keagamaan juga tidak kala berkembang mulai dari sekolah bertaraf ibtidaiya sampai pondok pesantren ini karena tuntuan keseimbangan antara akhlak dan ilmu pengetahuan secara umum, sekolah yang berbasis pondok pesantren pada umumnya bertujuan mencetak ahlak secara religi serta dibarengi dengan ilmu pendamping pengetahuan umum. Didunia pendidikan umum pada dasarnya juga mencetak akhlak dan budi pekerti yang luhur bagi peserta didiknya namun mesti diseimbangkan dengan ilmu pengetahuan umum, sedangkan dalam dunia pendidikan keagamaan lebih mengutamakan ilmu agama dan pengenalan pengenalan Al Qur an secara mendalam ini karena memang semua santri dituntut menguasai isi Al Qur an lebih mendalam dbanding ilmu umum, namun semakin berkembangnya zaman secara modren sekarang pada umumnya pondok pesantren sudah memantapkan kurikulumnya berbasis iptek, dikarenakan kelak alumninya tidak ketinggalan technologi.

Pendidikan dan akhlak adalah cukup sejalan dari zaman ke zaman karena secara pormal masyarakat dapat menerima pembinaan yang betul – betul berkompotensi, baik sains, iptek,dan keagamaan sehingga kedua lembaga ini salin berlomba untuk memberikan pembinaan yang sesuai dengan harapan masyarakat, akhlak setiap orang dapat secara bertahap dipoles dibangku sekolah yang otomatis kelak mampu berinteraksi secara khalifah ditengah – tengah masyarakat. Ketauladanan seseorang dapat terlihat ketika mereka mempunyai akhlak yang baik.

Dengan kesungguhan seorang anak untuk menimbah ilmu baik dunia pendidikan umum maupun dunia pendidikan keagamaan ( Pondok pesantren ) seolah meraih sebuah kemenangan yang besar ketika keberadaannya ditengah – tengah masyarakat dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dari sunia pendidikan, jika seseorang alumni pendidikan keagamaan maka barang tentu berinteraksi kemasyarakat secara religi, dengan keilmuan yang yang dikuasai, tuntunan ilmu pendidikan adalah perkataan yang santun,jiwa tauladan, dan lainnya.  

PENDIDIKAN DAN INDUSTRI



Pembangunan kawasan industri di semua daerah sudah mulai terealisasi berkat dukungan pemerintah setempat, karena dengan adanya industri tersebut sedikit banyaknya konstribusi ke masyarakat tetap dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat disekitarnya. Penampuungan tenaga kerja untuk kegiatan operasional sudah barang tentu tingkat penghasilan masyarakat bertambah, disininalah peran penting dunia pendidikan karena didalamnya peserta didik mampu diberikan bekal dalam hal sebagai masyarakat pemikir dan bertanggung jawab.

Ilmu dalam dunia pendidikan sangat membantu masyarakat minimal petunjuk penggunaan alat pabrik dapat terbaca dan mampu mengoperasikan alat, keberadaan industri disetiap daerah adalah suatu stigma pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian daerah disamping itu pulah hasil industri terkadang memproritaskan masyarakat yang secara administrasi menunjang, sehingga dunia pendidikan disekitar masyarakat otomatis seakan adalah konsumsi pokok.

Hubungan lain dari dunia pendidikan dengan industri adalah masyarakat sangat antusias dengan adanya lembaga pendidikan disekitarnya karena hal ini dapat menjembatani mereka dengan pengetahuan masuk kepabrik – pabrik sebagai tenaga kerja, dimasa sekarang konsumsi pendidikan bukan lagi milik orang menengah keatas, tetapi sudah merata bahwa keluarga prasejahtera pun bisa dengan layak merasakan dunia pendidikan dengan adanya program pendidikan gratis. Hal ini memungkinkan semua lapisan masyarakat untuk bersaing masuk seleksi tenaga kerja.

Pabrik – pabrik yang berada dalam kawasan industri  menerima calon karyawan dengan menempatkan kelengkpan administrasi sebagai prasarat bidang kerja yang berbeda, sehingga dunia pendidikan sangat berperan akif dalam menciptakan produk unggulan dan mampu memiliki daya saing dalam bursa tenaga kerja, serta mental kerja yang kuat menhadapi pergesekan  dengan sesama karyawan yaitu mengedepankan loyalitas kerja daripada individual. 

PUASA DAN UMAT



Dalam mengukur keimanan seseorang , satu hal yang perlu dilakukan ialah meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah,SWT dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Salah satu kewajiban kita sebagai hamba Allah, SWT  adalah kaum muslim yang menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadan. Puasa sangat erat hubungannya dengan umat islam, karena puasa dapat menuntun umat manusia kejalan yang ridho dan perbuatan – perbuatan yang soleh.
Dengan puasa umat manusia selalu bersikap dalam kebenaran, selalu menposisikan diri dalam kerendahan sikap serta berperilaku santun kesesamanya. Dengan puasa pulalah umat manusia terhindar dari sifat – sifat yang mungkar dan senantiasa menjalin silaturahim kesesamanya, sehingga puasa dan umat sangat erat kaitannya, puasa adalah bagian dari iman seseorang dan puasa pulah merupakan cara umat islam untuk mengaflikasikan kepatutannya kepada Allah, SWT danmengikuti jejak – jejak perilaku Rasulullah SAW.bulan suci ramadan adalah bulan dimana seluruh umat islam dibelahan dunia akan menjalankan ibada puasa.

Beberapa kategori puasa dan waktunya antara lain :
1.       Berpuasa dibulan suci Ramadan
2.       Berpuasa dibulan Syawal
3.       Berpuasa dibulan Rajab,
4.        Berpuasa dibulan – bulan lain setiap Senin dan Kamis
5.       Berpuasa nazar,dan
6.       Berpuasa pengganti dibulan Ramadan bagi kaum wanita yang berhalangan.
Kategori puasa menurut waktunya yaitu :
1.       Puasa wajib bagi peria dan wanita yang sudah balik
2.       Puasa sunna yang pelaksanaannya diluar bulan suci Ramadan

Pada intinya puasa adalah menahan lapar dan dahaga dari jam 04 : 25 – masuk waktu magrib, sepanjang siang kita menahan diri dari hal – hal yang dapat membatalkan ibadah puasa terutama makan dan minum serta bersentuhan dengan lain jenis walau itu muhrim sekaligus, pada umumnya umat islam yang yang menjalankan ibadah puasa hanya menghabiskan waktunya beribadah dan tidur serta memperbanyak bacaan ayat Suci Al quran serta menhindari perilaku yang membatalkan puasanya. Bulan suci ramadan adalah bulan yang paling banyak ditunggu umat islam yang bertaqwa karena didalam bulan ini terdapat banyak pengampunan ketika kita benar – benar menjalankannya dengan sungguh – sungguh, bulan ramadan adalah bulan yang penuh dengan magpira serta bulan ramadan adalan bulan pembuka pintu surga.Serta bulan ramadan terdapat satu malam lebih baik dari seribu bulan dan penghujuung bulan ramadan terdapat pulah satu hari kemenangan bagi umat islam.

MENJERNIHKAN AIR KERUH DENGAN CARA SEDERHANA



Memperoleh air untuk konsumsi sehari –hari sangatlah mudah dikarenakan banyak masyarakat masih mengandalkan sumber air dari aliran sungai, namun yang jadi persoalan ketika kita membutuhkan air bersih secara standar kesehatan, karena banyak daerah terutama didataran rendah atau wilayah pemukiman warga masiih memperoleh sumber air yang masih keruh atau sumber air yang belum steril. Dikesempatan ini bisa kita berbagi mengenai cara sedrhana mensterilkan air keruh agar masyarakat yang sebelumnya memperoleh air keruh bisa membuatnya jerni tampa bantuan peralatan industri.

Bahan – bahan disekitar kita bisa digunakan antara lain :
1.     Kerikil sungai
2.     Pecahan batu kapur
3.     Lapiisan bulu ijuk dari pohon aren
4.     Sen licing 2 m
5.     Kayu balok 4 btg x 4m
Model alat yang kelak dipergunakan yaitu berbentuk cerobong ukuran 2 m dan diameternya 50 cm, dengan ditopan 4 kaki penyangga dari balok, 50 cm diatas permukaan tanah sehingga air yang keluar dari cerobong bisa langsung masuk kewadah yang menampung dibawahnya. Pengalaman ini pernah terwujud ketika penulis berada didaerah kolaka utara yang bertempat ditengah – tengah perkebunan kakao dan sanagat sulit menemukan sumber air bersih seperti daerah lain.

Jadi dalam mengelolahair bersih tidaklah mesti kita bergantung dari peralatan canggi, tapi yang kita butuhkan adalah kealian dalam bereksperimen dari pengalaman apa yang sedang kita hadapi untuk solusii keluar dari keterbatasan kita, perpaduan antara beberapa element lapisan mampu membuat kandungan air secara alami dapat memiisahkan diri dari unsur pokoknya, dimana lapisan 1 batu kerikil mampu menyaring warna air tahap 1, lapisan batu kapur mampu menetralisir kandungan aroma air secara alami, dan lapisan 3 bulu ijuk mampu menetralkan kejernihan air lebih bersih karena lapisan bulu iuk yang halus mampu menyerap kandungan warna air secara permaneng.

CARA SEDERHANA MELAWAN RASA JENUH



Berbagai aktivitas yang meyibukkan seseorang dengan profesi yang beraneka ragam terkadang cukup membuat semangat jadi jenuh, rasa lelah dipisik dan pikiran sangat kompleks akibatnya, dalam hal ini terkadang banyak orang seolah ogah – ogahan dalam bekerja. Namun rasa tanggung jawab yang besar dalam kegiatan tersebut selalu memupus rasa jenuh yang dialami, tapi banyak stigma yang berspekulasi bahwa tanggung jawab semata belumlah cukup untuk membuat kita terbebas dari rasa jenuh, beberapa profesional sering memberikan paradigma yang sederhana bahwa munculnya rasa jenuh kesetiap orang ketika menghadapi berbagai kesibukan, itu karena salah satunya sering membanding – bandingkan pekerjaan dengan besaran insentif yang diterima, terkadang seseorang belum memiliki kearifan pikiiran mengenai rasa cintahnya terhadap satu jenis profesi yang digeluti.

Dalam memecahkan persoalan yang satu ini, cukuplah sederhana jika kita mau terbebas dari rasa jenuh salah satunya apapun yang menjadi rutinitas janganlah yang utama memandang soal materi, tapi kita harus membangun satu pondasi kecintaan terhadap satu bidang profesi kita walaupun itu cukup rumit untuk dipahami, seberat apapun itu beban pikiran namun ketika kita bijak dan arif mengolah pikiran maka dengan kecintaan yang besar itu dapat menutup rasa kejenuhan yang pasti datang setiap saat.

Pemandangi lain yang sering terjadi bahwa dalam melawan rasa jenuh terkadang banyak orang meluangkan wakttunya diselah – selah kesibukannya pergi refresing bersama keluaraga dan pada umumnya yang menjadi sasaran adalah tempat – tempat wisata yang ramai, namun apapun itu kegiatan hanyalah hilang sesaat dan pada perinsipnya akan muncul diilain waktu, karena sifat jenuh hilang ketika kita ketawa dan menatap sesuatu diluar dari kesibukan kita namun begitu meninggalkan keramaian semuanya akan kembali sedia kala, jadi pada hakekatnya untuk melawan sifat kejenuhan hanyalah bagaimana kita harus selalu memliki rasa cinta yang mendalam dari apa yang kita kerjakan secara fisik dan pikiran karena poin ini dapat mengalahkan segalanya.

PENDIDIKAN DAN BISNIS



Pada awalnya dunia pendidikan telah mencakup keseluruhan bidang pengetahuan, tetapi seiring kemajuan zaman dan berkembangnya dunia iptek maka dunia usaha dan pola bisnis mulai bergerak secara spesipik, sehingga dunia pendidikan pun mulai berbenah diri agar tidak ketinggalan dengan kebutuhan pangsa pasar. Dari tahun ke tahun bermunculan lembaga yang mempunyai spesipik jurusan tersendiri misalnya Sekolah Tinggi Ilmu Managemen dan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan lainya.

Ketika seseorang ingin membangun sebuah bisnis maka barang tentu secara teori harus dipadukan dengan aplikasi dilapangan  ini dapat dengan mudah kita mendeteksi kearah mana kiblat bisnis yang dibangun dan pangsa pasarnya dari kalangan apa serta trik dalam persaingan peroduk, semua yang pola pendukung pada dasarnya seseorang bisa mendalaminya dalam dunia pendidikan yang berbasis bisnis. Banyak pihak swasta menggarap sekolah tinggi dengan kurikulum sesuai dengan spesipik dunia kerja baik bisnis maupun impormasi seolah – olah membentuk kloning tersendiri agar kelak alumninya bisa langsung mandiri atau diserap dunia kerja, dalam kaca mata bisnis terkadang pembentukan sebuah usaha teori nomor dua yang utama adalah bagaimana seseorang mampu berinteraksi dengan para pelaku pasar, namun terkadang teori dalam badang managemen usaha sangat pokok untuk mengatur lalu lintas pergerakan bisnis yang kita jalankan.

Ilmu seseorang yang didapatkan dalam dunia pendidikan bisnis, sangat berpotensi untuk mengendalikan managemen usahanya karena sikluus kepemimpinan sudah diperoleh dalam dunia pendidikan secara utuh dan berintegritas daya saing yang tinggi, jadi bisnis apapun yang kita bangun kalau secara teori kita punya bekal maka sudah pasti perputaran roda usaha dapat kita gerakkan karena arah dan tujuan dapat kita deteksi sejak dini, jadi ilmu bisnis yang kita peroleh dalam pendidikan bisnis itu cukup membantu ketika kita adalah seorang pelaku bisnis, serta cukup membantu dalam meniti persaingan pasar.

PENDIDIKAN DAN PERILAKU



Dalam menanamkan hidup bermasyarakat, banyak ragam sikap masyarakat yang nampak baik dari kalangan anak – anak, remaja, deawasa, dan orang tua dengan jenis kelamin wanita dan peria. O;eh dengan  adanya keaneka ragaman karakter maka sering orang mencerminkan perilaku karakternya dengan sumber ilmu yang membalutnya dari kecil hingga dewasa, pendidikan inpormal maupun pendidikan pormal terkadang jadi pedoman kearah mana sikaf itu akan diafliikasikan, perilaku seseorang walau selalu berpedoman dari jati dirinya yang baik karena diayomi dengn karakater pendidikannya namun terkadang juga masih sering berbuat menyimpan dari kebenaran karena sekali lagi mungkin lingkungannya yang memaksanya harus terarah kepada budaya daerah tersebut.

Sering orang berstetmen bahwa perilaku seseorang tidak 100 % mengikuti kemauan ilmunya karena banyak faktor yang harus membentunknya mulai dari kehidupan keluarga, teman dekat maupun di daerah mana beliau berpijak,sehingga budaya yang memasukinya setiap hari itulah yang mesti dijalani karena adaftasi dengan lingkungan sekitar adalah wajib hukumnya setiap orang. Sedangkan mengenai pendidikan inpormal pada umumnya kita pelajari dari pengalaman terdahulu atau sekarang yang sering  kita dapati dari orang – orang yang berbagi pengalaaman hidup dengan kita, mulai dari kehidupan peribadinya hingga hal – hal terpenting dalam hidupnya yang suatu hari pernah dirasakan langsung.

Orang yang berkarakter baik adalah  orang yang sering mengaplikasikan sikap dan jati dirinya sesuai dengan ajakan ilmu yang didapat dari pendidikan pormalnya, dan selalu berfikir untuk menciptakan satu terobosan positif baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain, sedangkan hasil pemikiran dan kerjanya juga sering jadi sampel  ( contoh ) positif dalam lingkungan kehidupannya! Perbedaan seseorang berkarakter non pendidikan dan pendidikan adalah dari tata caranya mengaplikasikan sesuatu baik itu organisasi maupun individual,beberapa bidang ilmu yang membentengi karakter seseorang terlihat dari kealian apa yang muncul ketika bersosialisasi dengan masyarakat setempat, dan ajakan – ajakannya yang cenderung positif keorang lain. Mungkin karena dari pendidikan dibidang ekonomi maka cenderung dia berpikir untuk membuat usaha mandiri ditengah – tengah masyarakat walau mungkin adanya keterbatasan modal, begitupulah jika seseorang ahli dibidang lain, jadi pada dasarnya dunia pendidikan yang pernah membesarkan seseorang dari  masah kanak – kanak hingga dewasa, atau dari bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi maka ada kecenderungan untuk mengikuti pola hidup seperti ilmu yang membalutnya selama bertahun – tahun.

Namun tak jarang juga seseorang sudah menjalani kehidupan dengan balutan ilmu dari pendidikan pormal masing sering memiliki karakter menyimpan dari ajakan ilmunya, hal ini karena kebenaran yang didapat dari pendidikan pormal dianggap cuma pelengkap dalam hidupnya bukan sesuatu yang mengikat. Sehingga terkadang dalam kehidupan modern yang serba canggi keahliannya dijadikan jembatan keriminal dalam masyarakat atau karena pengaruh lingkungan yang terlalu kuat menerpanya sehingga mungkin lebih cenderung kearah menyimpan. Sesungguhnya ilmu dari pendidikan pormal adalah dunia kebenaran dalam membentuk perilaku anak dalam memiliki karakter pribadi